 |
| AGEN JUDI TERPERCAYA - 10 Alasan Kenapa Ganja Harus Dilegalkan |
1. BELAJAR DARI COLORADO DAN WASHINGTON DC
Sejak proses legalisasi ganja, Colorado dan Washington DC telah melihat manfaat yang luar biasa dan bukan hanya dari segi ekonomisnya aja. Pada tahun 2014, Washington menerima sekitar $ 15 juta pajak ganja dan Colorado $ 40 juta. Saat ini, Colorado sebagai salah satu ekonomi paling cepat berkembang di Amerika dan tingkat pengangguran mereka berada pada titik terendah sejak 2008. Yang paling penting adalah menggunakan pendapatan dari pajak ganja tersebut, Colorado sudah mulai berinvestasi dalam program pencegahan pemuda dan perawatan kesehatan mental. Pada akhirnya, Washington DC dan Colorado telah mengkritik dengan membuktikan industri ganja untuk menjadi besar demi menciptakan lapangan pekerjaan dan yang lebih luar biasa adalah kedua negara telah membuktikan bahwa masyarakat tidak kacau ketika ganja telah dilegalkan disana.
2. KECANDUAN NARKOBA ADALAH GANGGUAN MENTAL, BUKAN KRIMINAL
Tidak ada keraguan bahwa ganja dapat membuat candu penggunanya . Namun, semua orang dalam lingkup masyarakat memiliki candu lainnya seperti alkohol, tembakau, shopping, makanan dan lainnya . Faktor kunci dalam memahami kecanduan adalah bahwa hal itu dari kebiasaan bukan dari pilihan diri sendiri. Sebagai contoh, banyak pecandu tembakau susah untuk berhenti merokok karena memiliki hambatan psikologis. Titik utama di sini adalah bahwa sebagian besar dari mereka yang menderita kecanduan ganja bukan orang jahat, dan mereka tidak sakit.
3. GANJA ADALAH OBAT
Sudah terbukti secara ilmiah bahwa ganja dapat digunakan untuk membantu mengobati ratusan penyakit, mulai dari sakit punggung, insomnia anoreksia dan kanker. Berita ini tidak baru, sebenarnya ditemukan bahwa ganja adalah obat yang digunakan di Cina sejak 2700 sebelum masehi untuk mengobati sembelit, malaria, dan asam urat. maka dari itu pendukung legalisasi ganja tidak akan diam terus berjuang melegalkan ganja karna bagaimana ganja digunakan sebagai obat, tetapi ada banyak referensi website yang lebih detail dan spesifik dari masalah ini.
4. GAGAL MELAWAN NARKOBA
Setelah ditetapkan, larangan mengkonsumsi ganja karena banyak konsekuensi yang bisa merusak masyarakat, jumlah penahanan menjulang tinggi, pajak menjadi tinggi demi meningkatkan penegakan hukum dan penjara . Yang paling nyebelin adalah tingkat penahanan meningkat padahal hal itu sebagian besar terdiri dari pelanggar obat dan bukan tindak kriminal yang akhirnya menghabiskan lebih banyak waktu di balik jeruji besi dari koruptor, pemerkosa dan pembunuh. Namun, kegagalan utama dari perang melawan narkoba adalah bahwa alih-alih memberantas narkoba dibenarkan, tapi kenapa meningkatkan produksi dan aksesibilitas obat terlarang di dunia. Bahkan, banyak laporan termasuk Indonesia sendiri pun bahwa ganja sekarang lebih mudah untuk dicari daripada alkohol, bahkan saat ini bisa temukan di sekolah umum dan bahkan penjara.
5. PEMAKAI GANJA APAKAH BERBAHAYA DI MASYARAKAT??
Sebagian besar orang-orang yang over mengkonsumsi ganja mungkin jarang untuk pergi keluar, tidak melakukan kejahatan kekerasan, duduk membungkuk di sudut rumah dan menutup diri. Ini mungkin terdengar lucu, tapi ini serius bukan bercanda. Kita tahu banyak orang yang menggunakan atau telah menggunakan ganja, beberapa di antaranya menjadi relatif ramah dan individual yang merasakan kedamaian. Secara keseluruhan, orang-orang pemakai ganja kecil kemungkinannya untuk melanggar hukum dan lebih mungkin untuk menghabiskan waktu bersantai dan mengurus bisnis mereka sendiri. Kecuali itu pemabuk.
6. GANJA BUKANLAH NARKOBA.
Argumen umum dilakukan terhadap ganja adalah bahwa itu adalah obat terlarang karena pengguna akan beralih untuk bereksperimen dengan zat yang lebih berbahaya, namun hal ini telah terbukti pada banyak kesempatan bahwa itu tidak benar. Memang benar bahwa sebagian besar pengguna narkoba telah mencoba ganja dan alkohol pertama kalinya, tapi itu tidak berarti ganja adalah alasan bagi mereka beralih ke obat keras lainnya. Ada banyak faktor yang mempengaruhinya terhadap seseorang yang memutuskan untuk bereksperimen dengan obat-obatan keras, seperti teman atau lingkungan dan masalah dirumah. Untuk membuktikan hal ini, sebuah penelitian yang dilakukan di Belanda oleh RAND menemukan tidak ada hubungan antara ganja dan obat-obatan terlarang.
7. SANGKUT PAUT BLACK MARKET
Melebar ke sisi pasar gelap, bahwa obat-obatan di duga mempertahankan pasar gelap dari sekelompok kriminal yang terbiasa dengan kekerasan dan terorisme. Larangan aja seharusnya udah buat sulit ditemui, tetapi ko malah obat-obatan lebih merajalela dan semakin mendekat ke masyarakat. Ini memang bukan sebuah kejutan baru, larangan mengkonsumsi alkohol juga memiliki banyak konsekuensi yang sama dan orang-orang dengan cepat mengerti bahwa harus ada solusi. Setelah kegagalan melarang alkohol, Amerika membuat hukum untuk memperbolehkan alkohol dan mengambil langkah-langkah untuk memastikan produksi dan proses yang diatur.
8. TAK ADA SATUPUN MANUSIA MATI KARENA GANJA
Mengejutkan memang, tidak ada kematian yang tercatat akibat langsung dari penggunaan ganja. Selanjutnya, menurut National Cancer Institute, bahkan tidak mungkin untuk overdosis pada ganja. Yang penting untuk dicatat adalah bahwa fakta-fakta ini memunculkan pertanyaan penting: bagaimana mungkin obat seperti Vicodin, Xanex dan bahkan alkohol, yang telah mengakibatkan kematian puluhan ribu, secara hukum diresepkan untuk pasien dan dijual bebas. Sementara ganja , tak ada data valid yang mengakibatkan kematian dan sekarang digunakan untuk mengobati berbagai penyakit .
9. KAFEIN, ROKOK DAN ALKOHOL LEBIH MERUSAK DIBANDINGKAN GANJA
Hampir setiap kategori, alkohol, kafein dan tembakau telah terbukti lebih merusak daripada ganja. Ketiganya dianggap sangat adiktif, mematikan dalam dosis besar, namun masih diterima secara sosial diberbagai belahan dunia. Dengan melihat fakta-fakta tersebut, itu dilaporkan oleh Organisasi Kesehatan Dunia bahwa alkohol membunuh sekitar 2,5 juta orang per tahun dan tembakau membunuh hampir 6 juta. Selanjutnya, menurut informan Kafein, konsumsi kafein secara teratur dapat meningkatkan tekanan darah, penyebab inkontinensia, insomnia, gangguan pencernaan, sakit kepala, dan mengurangi kesuburan pada wanita.
10. MAYORITAS MENDUKUNG LEGALISASI GANJA
Mayoritas orang di AS, Kanada dan Inggris mendukung baik legalisasi ganja. Sejak tahun 2013, data organisasi Gallup, 58% orang Amerika mendukung legalisasi ganja, sementara di Inggris, MORI menyimpulkan bahwa 53% dukungan legalisasi ganja. Di Kanada, EKOS menyimpulkan bahwa 68% dari Kanada mendukung dekriminalisasi. Reformasi politik hanya dicapai bila mayoritas orang menuntut semua itu, dan dengan dukungan yang semakin meningkat untuk legalisasi ganja, tapi para alih-alih melihat itu hanya aman untuk waktu dekat mungkin berbeda ketika ganja dapat digunakan dan dilegalkan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar